Jumat, 14 Oktober 2011

Jelang Liverpool vs MU Duel Dua Penguasa Liga Inggris



Add caption



Jakarta - Liverpool akan menjamu Manchester United di Stadion Anfield Sabtu (15/10/2011) besok. Laga ini layak disebut sebagai pertandingan akbar, karena mempertemukan dua pengoleksi terbanyak gelar Liga Inggris.


Berikut ini data fakta pertandingan yang juga sering disebut dengan "North-West Derby" itu yang dikutip dari BBC Sport.


* Pertandingan Sabtu (15/10/2011) nanti menjadi partai ke-182 semenjak kedua klub pertama kali bertemu pada 28 April 1894. Saat itu Liverpool unggul dengan skor akhir 2-0.


* MU masih unggul dengan koleksi 71 kemenangan , sedangkan Liverpool baru mengoleksi 61 kemenangan. Di sisa 50 laga lainnya kenduanya harus puas bermain imbang,


* Di tiga lawatannya terakhir ke Stadion Anfield, MU selalu pulang dengan tangan hampa. Terakhir kali meraih kemenangan didapat tahun 2007. Saat ittu gol semata wayang Carlos Tevez mengantar MU mendulang kemenangan.


* Musim ini jadi kali pertama MU melawat ke Anfield dengan status peraih 19 kali juara Liga Inggris. Raihan itu melewati rekor Liverpool yang mengoleksi 18 gelar juara. Sedangkan bagi Liverpool ini jadi kali pertama bertemu MU sejak dibeli oleh John W. Henry.


* Kenny Daglish tidak pernah kalah dalam lima pertandingan terakhir Liverpool melawan MU di Stadion Anfield. Kemenangan ini juga termasuk saal mengalahkan MU di tahun perdananya bersama Sir Alex Ferguson di tahun 1986.


* Ryan Giggs menjadi pemain yang paling banyak tampil dalam "North West Derby" dengan 41 kali. Giggs juga sekaligus jadi pemain tertua yang berlaga dengan usia 37 tahun.


* Jika diturunkan sebagai starter, pertandingan ini akan jadi kali pertama Steven Gerrard tampil dari menit awal bersama The Reds musim ini setelah sembuh dari cedera paha. Uniknya, cedera itu juga didapat Gerrard saat bertanding melawan MU bulan Maret yang lalu.


* Wayne Rooney terakhir mencetak gol di Stadion Anfiled pada 3 March 2007. Saat itu MU unggul atas tuan rumah dengan skor akhir 0-1


* Pertemuan keduanya jarang berakhir imbang. Skor imbang terakhir terjadi 18 September 2005 saat berlaga di Stadion Anfield.


* Nemanja Vidic sering menjadi pesakitan kala bertemu Liverpool. Dari empat kali pertemuan terakhir, Vidic harus empat kali juga menerima kartu merah.


* Dirk Kuyt menjadi ancaman bagi MU setelah pada pertandingan terakhir memborong tiga gol Liverpool yang membuat MU tunduk dengan skor akhir 3-1.

Pengorbanan Nazarul Tidak Sia-Sia







LUBUK PAKAM - Suasana Minggu (4/7) pagi di Stadion Baharoedin, Lubuk pakam Deli Serdang Sumatra Utara tampak lain dari biasanya. Lapangan yang biasa digunakan untuk bermain PSDS Deli Serdang ini berubah menjadi ajang berlatih sepak bola bagi peserta seleksi Tunas Garuda.
Dari empat pemenang, salah satu peserta adalah Nazarul Fahmi (14). Nazarul tidak sia-sia datang jauh-jauh dari kabupaten Bireun Propinsi Aceh, dengan menumpang bus umum selama 7 jam menuju Deli Serdang untuk mengikuti seleksi.
“Saya menumpang di rumah teman ibu,” kata Nazarul yang datang didampingi ibunya. Nazarul berhasil lolos untuk ikut seleksi nasional di Jakarta. Nazarul yang anak dari Guru SD Inpres Bierun Propinsi Aceh juga mendapatkan uang pembinaan Rp500 ribu.
“Saya ingin menjadi pemain nasional dan bisa menjajal peruntungan merumput di Arsenal,” kata Nazarul yang mengidolakan klub Arsenal, anggota Liga Primer Inggris.
Nazarul yang juga mengidolakan pemain Fabregas itu mengaku mandapatkan dukungan penuh dari sang ibu untuk berlatih sepakbola secara serius. "Ibu selalu bilang agar saya terus mengasah kemapuan lebih keras lagi untuk bisa lolos dalam seleksi di Jakarta 18 september mendatang," tambah Nazarul.
Selain Nazarul juga ada juga ada 3 orang lagi yang lolos ke Jakarta untuk mengikuti Audisi ke Arsenal,mereka antara lain Bayu Kurniawan (15), Indra Kembar Bungsu (15), Yoga Kusnanda (15).
Seleksi peserta Tunas Garuda digelar di sembilan kota masing-masing Bandung, Palembang, Makassar, Jayapura, Semarang, Malang, Medan, Balikpapan, dan Jakarta. Hasil seleksi di sembilan kota itu akan menghasilkan 36 pemain muda yang akan mengikuti seleksi nasional di Jakarta, 18 September-1 Oktober 2011.
Ke-36 pemain itu akan disusutkan jumlah hingga menjadi 18 orang saja pada seleksi akhir di Jakarta. Para pemenang dari seleksi nasional ini akan mengikuti training camp di Akademi Sepak Bola Arsenal, Inggris selama dua pekan pada pertengahan Oktober.
Selama di Inggris, ke-18 pemain muda ini akan diberi kesempatan berlatih secara profesional bersama ratusan siswa Akademi Sepak Bola Arsenal yang usianya sebaya dengan mereka. “Mereka akan diajak merasakan atmosfer berlatih dengan tingkat disiplin tinggi yang menjadi ciri khas akademi sepak bola tingkat dunia,” kata Ketua Pelaksana Seleksi Nasional Tunas Garuda, Barnas Kamora.

18 Pesepakbola Muda Tunas Garuda Jajal Latih ke Arsenal







JAKARTA - Menjajal rumput dan berlatih di Inggris apalagi di Klub Arsenal bersama juru racik berpengalaman dari Arsenal menjadi impian banyak anak muda Indonesia.
Termasuk 18 pesepakbola muda pilihan National Camp Tunas Garuda di Sekolah Sepak bola Indonesia (SSI) yang siap menjajal kerasnya berlatih di klub elite Liga Inggris, Arsenal, pada 23 Oktober mendatang.
Terkait dengan itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengatakan 18 pemain muda berbakat tersebut bukan hanya mendapatkan pelatihan umum sepak bola. Latihan kerja sama tim dan peningkatan kecakapan individual pun akan mereka dapatkan saat di Arsenal. 
“Kita ketahui Arsenal merupakan gudangnya pemain muda yang disegani di Eropa di bawah tangan dingin sang manajer Arsene Wenger. Kita harapkan para pemain muda Tunas Garuda juga bisa seperti mereka,” demikian Ketum DPP Demokrat ini mengatakan, usai menutup seleksi nasional Tunas Garuda di lapangan ISCI, Tangerang, kemarin.
Lebih lanjut bukan hanya mengasah "ilmu" ilmu sepakbola, latih tanding di sana, tetapi 18 pemain ini juga akan berkesempatan langsung menyaksikan pertandingan liga Inggris antara Arsenal melawan Stoke City di Emirat Stadion, London.
Menurut Anas, dengan langsung menyaksikan, diharapkan tunas-tunas muda sepakbola Indonesia ini bisa menyerap lebih banyak lagi teknik bermain bola. "Mereka bisa mengetahui secara jelas bagaimana teknik bermain bola dengan kerjasama tim yang kompak,”jelas Anas. 
Untuk diketahui, 18 pesepakbola muda pilihan National Camp Tunas Garuda di Sekolah Sepak bola Indonesia (SSI) tersebut merupakan hasil seleksi dari ribuan pesepakbola muda usia 14-16 tahun dari 9 kota yaitu Bandung, Makassar, Palembang, Semarang, Malang, Medan, Papua, Balikpapan dan Jakarta. 
Berikut daftar 18 Tunas Garuda Muda yang akan berangkat ke Arsenal, London, yaitu dari Bandung: Febri Hariyadi, Fajar Nur Hakim. Palembang:Rangga Pratama, Rendy Refsanyami, Ichsan Kurniawa. Jayapura:Mariano Orthis Podakan Urpon, Yunus Noviandi Modouw, Terens Owang, Priska Puhiri,Frengky Pare Kogoy. Malang:Danang Aji Pangestu. Semarang:Rizal Yulian Iman Fauzi, Dani Raharjanto, Luqman Naim, Andre Putra Wibowo. Medan:M. Bayu Kurniawan, Nazarul Fahmi,Yoga Kusnanda. Jakarta:Adek Edo Kurnia Chaniago.

Arsene Wenger Beri Nasehat ke Samir Nasri








TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Hasil imbang 1-1 kala menjamu Bosnia dan Herzegovina, Rabu (12/10) dini hari kemarin sudah cukup meloloskan Prancis ke putaran final Euro 2012 di Polandia-Ukraina tahun depan. Gol penyeimbang Samir Nasri dari titik putih diakuinya berkat nasehat dari mantan pelatih, Arsene Wenger.
Sebelumnya, gol dari Edin Dzeko sempat membuat perasaan skuad Prancis ketar-ketir. Bagaimana tidak? Andai saja tak ada gol balasan yang bersarang, mungkin Prancis kini hanya berharap dapatkan lawan mudah di babak playoff.
Beruntung eksekusi penalti pada menit ke-78 sukses dituntaskan mantan gelandang Arsenal itu. Gol tersebut sekaligus membuat seorang Nasri jadi bintang lapangan lantaran mampu membawa Les Blues memastikan tiket putaran final Euro tahun depan.
Yang menarik, sang pemain menyebut mantan pelatihnya, Arsene Wenger sebagai figur yang mempengaruhinya saat mengeksekusi bola di titik 12 pas.
"Saya memikirkan kata-kata Arsene Wenger ketika saya mengambil bola (sepakan penalti) musim lalu," ujar gelandang Manchester City pada The Sun.
"Dia mengatakan kepada saya musim lalu, 'Anda bisa membalas dendam secara pribadi jika seseorang melanggar Anda," cerita Nasri.
"Beberapa orang mengatakan Anda tidak harus mengambil penalti jika Anda adalah pemain yang telah dijatuhkan. Namun dia mengatakan itu adalah omong kosong. Dan itu bekerja sempurna untuk saya," lanjutnya.
Sementara Prancis telah melenggang ke putaran final, Bosnia dan Herzegovina harus berjuang di babak playoff yang juga dihuni Kroasia, Portugal, Republik Ceska, dan Irlandia.

Kamis, 13 Oktober 2011

BRTI Sinyalir Banyak SMS Premium yang Menjebak Konsumen




Jakarta - SMS Premium yang dikirim oleh operator melalui telepon genggam para pelanggan dirasakan sangat mengganggu. Tidak hanya itu, banyak juga SMS premium yang disinyalir sengaja menjebak pelanggan agar melakukan aktivasi layanan konten tersebut.

Anggota BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), Nonot Harsono mengatakan, SMS premium yang menjebak dilakukan dengan cara penawaran SMS broadcast ke banyak nomor pelanggan.

"Nah kalau pelanggan yang tidak sadar mengklik link di situ, dia menjadi auto register. Ini yang diklaim content provider 'oh sudah registrasi kok'. Nah ini yang menjebak, ini yang menjadi dispute," kata Harsono saat berbincang dengan detikcom, Selasa (13/10/2011).

Harsono mengatakan, layanan yang diberikan oleh content provider sudah diatur dalam Permen Kominfo No 1 Tahun 2009 tentang penyelenggaraan jasa pesan premium dan jasa pengiriman pesang singkat (short messaging service/SMS) dan ke banyak tujuan (broadcast). Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi tersebut, timbul kejahatan baru dengan modus operandi baru.

"Modus operandinya berkembang terus. Terkait itu kita siapkan pengaturan baru yang sifatnya responsif dan ada yang sifatnya antisipatif. Nah yang model kenakalan seperti sedot pulsa ini, kita lakukan dengan responsif," kata Harsono.

Ia mengatakan, pengiriman SMS premium secara broadcast disinyalir melakukan penjebakan terhadap pelanggan. Tanpa pesan yang jelas, pelanggan didorong untuk mengikuti perintah pesan broadcast ataupun link yang tertera di dalam SMS premium tersebut.

"Misalnya saja, ada yang menggunakan kalimat, ini misal ya 'Jojon yang jadi pelawak itu sekarang jadi ustad. Mau tahu apa saja kegiatan dia sekarang, klik url ini'. Ketika di-klik, ternyata pulsa terpotong. Nah yang semacam itu yang menjebak," kata dia.

Kendati SMS premium ini disahkan, namun pada prakteknya, banyak content provider yang melanggar. Pelanggaran banyak dilakukan dengan tidak menyertakan informasi biaya registrasi atau mempersulit konsumen dalam menghentikan (unreg) layanan tersebut.

"Ada beberapa yang susah untuk unreg, kemudian ketika konsumen mau minta penjelasan dari operator juga susah. Hal inilah yang tidak boleh terjadi," tutupnya.

Sejarah Tottenham Hotspur






Tottenham Hotspur Football Club, cikal bakal Tottenham Hotspur, didirikan oleh sekelompok siswa All Hallows Church pada 1882. Nama Hotspur diduga diberikan sesuai nama Sir Henry Percy, yang juga dijuluki Harry Hotspur dalam karya William Shakespeare, Henry IV bagian pertama. Sir Henry memiliki tanah di kawasan pendirian klub, sehingga mempengaruhi pemilihan nama klub oleh siswa-siswa dari sekolah tata bahasa tersebut. Pada 1884, klub berganti nama menjadi Tottenham Hotspur Football Club and Atheltic Club demi mencegah kesamaan nama dengan klub lain, London Hotspur. Klub beralih status jadi profesional pada 1895 dan lantas mengikuti Southern League.

Prestasi Tottenham tak pernah menggembirakan sebelum akhirnya untuk kali pertama sukses menjuarai Divisi Satu musim 1950/51. Para pemain Spurs saat itu antara lain Alf Ramsey, Ronnie Burgess, Ted Ditchburn, Lee Duquemin, Sonny Walters, dan Bill Nicholson. Gaya "push and run" yang diperkenalkan manajer Arthur Rowe membuat Tottenham disegani lawan-lawan dan membuat tim diperhitungkan selama dasawarsa tersebut. Namun, gelar liga kedua Spurs baru diraih persis sepuluh musim kemudian. Salah satu faktor pendukung keberhasilan tersebut, konon karena kondisi lapangan White Hart Lane yang buruk, meski untuk ukuran saat itu.

Pada 1958, Bill Nicholson menjadi manajer dan memulai salah satu periode keemasan klub. Selama 16 tahun berkiprah di bangku teknik tim, Nicholson meraih delapan gelar utama. Ketika Nicholson pensiun, Spurs kehilangan kuku di Liga Primer. Spurs terdegradasi pada musim 1976/77 setelah 27 tahun berlaga di top tier. Fakta buruk ini disusul dengan penjualan kiper andalan Pat Jennings ke rival abadi mereka, Arsenal, yang tentu ditentang keras para fans. Pada 1980-an hingga 2000-an, kekuatan Spurs tetap diperhitungkan di kancah Liga Primer. Tapi, mereka baru sebatas menjadi klub kejutan yang belum benar-benar mampu mendominasi kompetisi sebagai tim dengan mental juara

Sejarah Manchester City









Manchester City Football Club adalah sebuah klub sepak bola profesional Inggris yang bermain di Liga Premier Inggris. Klub ini adalah klub sekota dengan Manchester United, yang bermarkas di stadion City of Manchester, Manchester.
Pertandingan pertama dimainkan pada bulan november 1880. Pada waktu itu masih bernama St Mark's (West Gorton). Pada tahun 1887 berubah nama menjadi Ardwick A.F.C, dan pada tahun 1894 menjadi Manchester City F.C.
The City telah memenangi Kejuaraan Liga sebanyak 2 kali, Piala FA 4 kali, Piala Liga 2 kali, dan Piala Winners Eropa 1 kali. Periode tersukses klub ini terjadi pada era akhir tahun 1960an dan awal 1970an. Pada saat itu City dibawah manager Joe Mercer dengan asisten nya Malcolm Allison dan beberapa pemain seperti Colin Bell, Mike Summerbee dan Francis Lee.
Tahun 2007 klub di beli oleh milyarder Thailand yang juga mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, sehingga klub ini menjadi salah satu klub Inggris yang dimiliki oleh pihak asing. Kemudian pada tahun 2008 dibeli oleh Abu Dhabi United Group.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management